Regulasi Diri Pecandu Narkotika Melalui Pendekatan Bimbingan dan Konseling Islam Berbasis Pesantren
Keywords:
Regulasi Diri, Pecandu Narkotika, Pendekatan Bimbingan Konseling IslamAbstract
Latar belakang Penelitian ini adalah Pemerintah Indonesia telah melakukan bebagai cara dalam upaya pemberantasan narkoba yakni dengan diterbitkannya UU No. 35 Th. 2009 tentang narkotika, dibentuknya Badan Khusus Pemberantasan Narkoba (BNN) dan juga instruksi Presiden No. 12 Tahun 2011 tentang pelaksanaan JAKSTRANAS bidang P4GN (Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) tahun 2011-2015 yang mendorong segenap elemen bangsa, pemerintah pusat dan di daerah, dan masyarakat untuk lebih aktif dan agresif lagi dalam memerangi kejahatan narkoba. Masalah ketergantungan terhadap narkoba muncul akhibat tidak bisanya diri individu bersikap disiplin dan kontrol atas dirinya sendiri, untuk melakukan rehabilitasi (penyembuhan) perlu adanya bimbingan dan konseling yang merupakan salah satu solusi bagi pecandu narkotika.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Mohamad Abdul Azis (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
