MENINGKATKAN ADVERSITY QUOTIENT MAHASISWA MELALUI EXPERIENTIAL LEARNING(Bidang Studi Kewirausahaan)
DOI:
https://doi.org/10.53915/jes.v3i1.198Keywords:
adversity quotient, experiential learning, kewirausahaanAbstract
Salah satu aspek penunjang keberhasilan seseorang adalah tingkat resilience, yaitu seberapa mampu seseorang untuk mengontrol diri, memahami situasi, bangkit dari situasi dan dapat menjadikan situasi sulit menjadi peluang keberhasilan. Hal ini dinamakan Adversity Quotient. Dalam pendidikan Adversity Quotient dapat menunjang keberhasilan dalam mencapai tujuan pembelajaran, khususnya pada bidang kewirausahaan. Seorang wirausaha memerlukan keterampilan untuk terjun dalam pengalaman langsung, sehingga setiap kendala yang ditemui dapat secara nyata diselesaikan. Metode pembelajaran yang sesuai adalah Experiential Learning. Seseorang yang memiliki adversity quotient tinggi akan gigih dan tanpa menyerah menyelesaikan tahap demi tahap yang ada pada experiential learning, sehingga menjadikan mereka pribadi yang dapat melihat masalah dari berbagai sisi serta menjadikan pengalaman menjadi pembelajaran berharga. Experiential learning melalui empat tahapannya, yaitu concrete experience, reflective observation, abstract conceptualization dan active experimentation akan mengaktifkan unsur-unsur yang terdapat dalam adversity quotient (control, originownership, reach dan endurance).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohammad Zaenal Abidin, Mifta Hulaikah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

