DI BALIK BANJIR KALIMANTAN SELATAN 2021: PERAN DAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN SYARIAH DALAM KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN

Authors

DOI:

https://doi.org/10.53915/jes.v3i1.183

Keywords:

CSR syariah, Lingkungan, Etika Bisnis Islam, Pembiayaan Syariah, Banjir Kalimantan Selatan

Abstract

ABSTRAK

Krisis lingkungan mulai dari perubahan iklim, kerusakan alam, dan eksploitasi sumber daya menuntut perusahaan untuk tidak hanya fokus pada keuntungan saja, tetapi juga harus bertanggung jawab terhadap dampak sosial dan lingkungan. Namun dalam praktiknya, tanggung jawab sosial perusahaan syariah (CSR) sering kali hanya diwujudkan dalam bentuk kegiatan sosial seperti zakat dan bantuan, tanpa memperhatikan dampak dari aktivitas bisnisnya utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah CSR perusahaan syariah telah dijalankan secara menyeluruh atau masih sebatas formalitas. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui studi kasus banjir Kalimantan Selatan pada tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir terjadi tidak hanya disebabkan karena curah hujan yang tinggi, tetapi juga dipengaruhi oleh kerusakan lingkungan akibat aktivitas tambang dan perkebunan sawit. Selain itu, lembaga keuangan, termasuk perbankan syariah memiliki potensi keterkaitan tidak langsung terhadap risiko degradasi lingkungan melalui pembiayaan sektor– sektor yang secara ekologis berisiko apabila tidak dikelola secara berkelanjutan dan diawasi secara ketat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tanggung jawab sosial perusahaan syariah seharusnya tidak hanya berupa kegiatan filantropi, melainkan harus tercermin dari cara perusahaan menjalankan bisnisnya agar tidak menimbulkan kerusakan lingkungan. Dengan demikian, nilai-nilai syariah bisa diterapkan secara nyata, bukan hanya sebagai konsep atau citra semata.

good

Downloads

Published

2026-07-03

Issue

Section

Articles

How to Cite

DI BALIK BANJIR KALIMANTAN SELATAN 2021: PERAN DAN TANGGUNG JAWAB PERUSAHAAN SYARIAH DALAM KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN. (2026). Tawazun: Jurnal Ekonomi Syariah, 3(1), 13-21. https://doi.org/10.53915/jes.v3i1.183