Kesejahteraan Psikologis pada Pasangan Pernikahan Dini di Kabupaten Blitar
DOI:
https://doi.org/10.53915/jbki.v2i2.32Keywords:
Kesejahteraan Psikologis, Pernikahan DiniAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kesejahteraan psikologis pada pernikahan dini, hal-hal yang mendorong seseorang menikah dini, dan dampak yang terjadi karena pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi. Subjek pada penelitian ini adalah wanita yang menikah di usia kurang dari 21 tahun dan bertempat tinggal di Kabupaten Blitar. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya kesejahteraan psikologis dan berdampak baik pada rumah tangga ketika menikah atas keinginan sendiri dan adanya dorongan dari orang lain. Namun, ketika menikah karena paksaan atau tuntutan dan tidak adanya dorongan dari orang lain dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Hengki Hendra Pradana, Safina Dwi Prastika, Nikmatul Mudawamah, Reynaldo Yogi Siswoko (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



