Pola Asuh Orang Tua Perantau dalam Membentuk Self Control Anak di Desa Payaman Solokuro Lamongan
DOI:
https://doi.org/10.53915/jbki.v1i1.105Keywords:
Pola Asuh, Orang Tua Perantau, Self Control AnakAbstract
Dengan kondisi orang tua yang merantau ke Malaysia untuk bekerja, tentunya sedikit banyak menjadikan anak kurang mendapatkan pengasuhan yang semestinya mereka dapatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan pola asuh orang tua perantau dalam membentuk self control anak di Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini berjenis penelitian studi kasus. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Sumber data terdiri dari orang tua, anak, dan kerabat terdekatnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola asuh orang tua perantau memiliki perbedaan, dimana orang tua dalam keluraga pertama lebih cenderung memberikan pola asuh demokratis. Hal ini berbeda dengan pola asuh yang dilakukan oleh keluarga kedua dan ketiga yang lebih memilih menerapkan pola asuh otoriter dan keluarga ke empat cenderung memberikan pola asuh permisif. Perbedaan dalam pola asuh tersebut bukanlah suatu pilihan tanpa sebab. Pola pengasuhan dilakukan sesuai dengan kondisi dan faktor yang melingkupi diri anak. Keseluruhan anak masih kesulitan dalam mengontrol diri, baik dalam behavior control, cognitive control maupun decisional control. Anak pada keluarga pertama, kedua, dan ketiga, mendengarkan jika diperingatkan serta menyadari jika perilakunya kurang tepat, namun mereka tetap bersikap semaunya sendiri. Anak pada keluarga keempat ada motif untuk mengontrol diri lebih baik, tapi perlu proses untuk melawan faktor eksternal yang mempengaruhinya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Muhammad Faizin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



