Pola Asuh Orang Tua terhadap Kreativitas Anak Tunanetra di SLB PKK Sumberrejo
DOI:
https://doi.org/10.53915/jbki.v3i2.27Keywords:
Pola Asuh Orang Tua, Tingkat Kreativitas, Anak TunanetraAbstract
Kreativitas adalah dimensi kemampuan anak dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan artistik. Pola asuh orsang tua yang tepat akan mengoptimalkan kreativitas anak Tunanetra. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa hubungan antara pola asuh orang tua dan tingkat kreativitas anak Tunanetra di SLB PKK Sumberrejo. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah wali murid anak tunanetra dan semua anak-anak Tunanetra SLB PKK Sumberrejo. Menggunakan total sampling, diperoleh 8 responden yang memenuhi criteria inklusi. Independen variabelnya adalah pola asuh orang tua sedangkan dependen variabelnya adalah tingkat kreativitas anak-anak Tunanetra. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara terstruktur dan kuesioner. Data-data tersebut dianalisa menggunakan uji statistik lambda dengan tingkat kemaknaan ρ = 0.05. Hasilnya menunjukkan kemaknaan ρ = 0,028, yang berarti Ho ditolak, sehingga terdapat hubungan antara tingkat kreativitas anak dan pola asuh orang tua di SLB PKK Sumberrejo. Pola asuh orang tua otoritatif mengoptimalkan tingkat kreativitas anak. Selanjutnya penelitian disarankan untuk menganalisa faktor-faktor lain yang mempengaruhi tingkat kreativitas anak yang belum dipelajari di penelitian sekarang ini. Faktor-faktor tersebut adalah usia, pendidikan orang tua, ketersediaan fasilitas dan waktu yang dihabiskan.
References
Adz-Dzaky. (2008). Konseling Dan Psikotrapi Islam. Yogyakarta: Al-Manar.
Asrori, Mohammad, (2007). Psikologi Pembelajaran. Bandung: CV. Wacana Prima.
Azwar, Saifuddin, (2002). Penyusunan Skala Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Faizin, M. (2021). Pola Asuh Orang Tua Perantau dalam Membentuk Self Control Anak di Desa Payaman Solokuro Lamongan. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 1(1). 1-17. https://doi.org/10.53915/jbki.v1i1.105
Gunarsa, Singgih, (2002). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia.
IF Zahro. (2018). Pengaruh Bina Diri untuk Meningkatkan Kemandirian Anak Tunagrahita SDLBN Sumbang III Bojonegoro. Attanwir: Jurnal Keislaman dan Pendidikan, 9(2), 18-28. https://doi.org/10.53915/jurnalkeislamandanpendidikan.v9i2.4
Mutiah, Diana, (2010). Psikologi Bermain Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana.
Nursalam, (2003) Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian. Jakarta: Salemba Medika.
Rahmayulis, saleh, (2009). Jumlah Balita di Indonesia. http://www.indoasiar.com
Sukadi, (2005). Pola Asuh Orang Tua. http://digilib.unnes.ac.id
Suparyanto, (2009). Pola Asuh. Badan pusat statistik Kota Depok. (2018) Kecamatan Cinere dalam 2018. Depok: Badan Pusat statistik Kota Depok. http://uidb4.wikispaces.com
Yusniyah, (2008). Kreativitas Anak Prasekolah. http://uepisentrum.com
Hadi, Purwaka. (2005). Kreativitas dan kemandirian tunanetra. Jakarta: Departemen Pendidikan.
Hauck, Pail. (1986). Mendidik Anak Dengan Berhasil. Jakarta: Penerbit Arcan.
Papalia, dkk., (2008). Human Development. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Lina Agustina, Lukman Khoirin, Asnawi Asnawi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



