Self Regulated Learning pada Mahasiswa yang Bekerja
DOI:
https://doi.org/10.53915/jbki.v3i2.338Keywords:
Orangtua Tunggal, Kenakalan Remaja, Konseling RealitasAbstract
Mahasiswa yang bekerja cenderung memiliki kesibukan ganda yakni kuliah dan bekerja sehingga mereka tidak dapat mengatur aktivitas belajar dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran dari Self Regulated Learning Pada Mahasiswa Program Studi Teknik Kimia Angkatan 2019 Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Gresik yang Bekerja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan tipe penelitian berupa pendekatan Studi kasus (Case Study). Terdapat lima mahasiswa dari teknik kimia yang menjadi subjek dalam penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Proses pengambilan data dilakukan selama 3-4 kali dari masing-masing subjek yang diteliti dengan rata-rata durasi selama 1 jam dari tiap subjek. Hasil penelitian ini adalah bahwa mahasiswa yang bekerja masih mampu mengatur dan mengontrol aktivitas belajarnya dengan cara merencanakan pembelajaran sesuai dengan pemahaman mereka. Subjek juga melakukan evaluasi belajar terhadap aktivitas belajar mereka, sehingga mereka dapat lebih meningkatkan lagi pemahaman yang mereka miliki. Mahasiswa yang bekerja hanya termotivasi untuk bisa menyelesaikan tugas tepat waktu, meskipun dalam waktu pengerjaan yang relatif singkat sesuai pemahaman mereka. Mahasiswa yang bekerja juga akan menyeleksi lingkungan belajarnya dengan cara lebih memilih tempat yang tidak terlalu bising supaya mereka tetap bisa fokus dalam proses pembelajaran. Mereka mampu menempatkan diri dengan baik selama belajar jika tempatnya dirasa dapat membuat mereka nyaman dalam belajar. Dalam penelitian ini diketahui bahwa mahasiswa laki-laki memiliki self regulated learning yang lebih tinggi daripada mahasiswa perempuan.
References
Asrori. (2020). Self Regulated Learning (SRL) di Berbagai Negara, (Online), diakses pada 23 Juli 2022.
Astuti, F. (2021). Brain Academy by Ruangguru: Bedah Jurusan Teknik Kimia, dari Mata Kuliah sampai Prospek Kerja, (Online), (https://www.brainacademy.id), diakses pada 5 Mei 2022.
Bantali, A. (2015). Hubungan Pola Asuh Demokrasi dan Lingkungan Belajar dengan Self Regulated Learning Siswa MAL IAIN SU Tahun Ajaran 2014/2015. Skripsi (Online), Medan: Universitas Medan Area.
Chasanah, D. U. (2019). Hubungan antara Strategi Self Regulated Learning dengan Resiliensi Akademik pada Mahasiswa Kelas Sore Program Studi Teknik Informatika dan Teknik Elektro Universitas Muhammadiyah Gresik yang Bekerja. Skripsi. Gresik: Universitas Muhammadiyah Gresik.
Creswell, J. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fathorrazi, A. (2019). Peran Kepala Sekolah dalam Mengembangkan Kemampuan Self Regulation Siswa. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori dan Praktik Kependidikan, (Online), 4(2): 49-54.
Grahani, F. O. (2019). Self Regulated Learning (SRL) pada Mahasiswa ditinjau dari Keikutsertaan dalam Organisasi. Media Ilmiah Psikologi, (Online), 2(1): 48-53.
Hardhito, R. &. (2016). Gambaran Self Regulated Learning pada Mahasiswa yang Tidak Menyelesaikan Skripsi dalam Waktu Satu Semester di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, (Online), 5(1): 1-11.
Humas. (2016). Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran Universitas Negeri Makassar: Metode Penelitian Kualitatif dengan Jenis Pendekatan Studi Kasus. (Online), (https://penalaran-unm.org), diakses pada 17 Mei 2022.
Istia'dah, F. N. (2018). Komparasi Self Regulated Learning pada Mahasiswa yang Bekerja dan Mahasiswa yang Tidak Bekerja. Innovative Counseling, (Online), 2(1): 6-13.
Khilal, A. H. (2015). Kompasiana.com: 5 Pendekatan dalam Penelitian Kualitatif. (Online), (https://www.kompasiana.com/ilal/55300cd76ea158b4581/5-pendekatan-dalam-penelitian-kualitatif), diakses pada 17 Mei 2022.
Koto, T. (2019). Perbedaan Peangturan Diri Dalam Belajar pada Mahasiswa Pria dan Wanita. (Online), diakses pada 23 Juli 2022.
Najah, A. (2012). Self Regulated Learning Mahasiswi ditinjau dari Status Pernikahan. Educational Psychology Journal, (Online), 1(1): 17-24.
Nugraha, F. (2014). Metode Penelitian Kualitatif dalam Penelitian Pendidikan Bahasa. Surakarta: Univet Bantara.
Nurfiani, H. (2015). Survei Kemampuan Self Regulated Learning (SRL) Siswa Kelas X SMK Negeri 1 Kalasan. Skripsi (Online). Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Oishi, I. R. (2020). Pentingnya belajar Mandiri bagi Peserta Didik di Perguruan Tinggi. Jurnal IKRA-ITH Humaniora, (Online), 4(2): 50-55.
Pakpahan, G. L. (2012). Perbedaan Self Regulated Learning pada Mahasiswa yang diterima Melalui Jalur Tes dan Jalur Non Tes. Skripsi (Online). Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.
Prabowo, D. (2018). Quora.com: Apa saja yang dipelajari di Teknik Kimia?. (Online), (https://id.quora.com), diakses pada 5 Mei 2022.
Pratiwi, I. W. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Self Regulation Remaja dalam Bersosialisasi. JP3SDM, (Online), 8(1): 1-11.
Rahmanillah, N. R. (2018). Self Regulated Learning dan Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Bekerja. Jurnal Psikologi, (Online), 2(1):117-125.
Rochmah, E. (2018). Implementation Strategy of Self Regulated Learning using Moodle in Basic School.
Sabrillah, J. (2022). The Effect of Self Regulated Learning Strategy on Academic Resilience. Journal UMGESHIC, (Online), 1(2): 323-330.
Sagita, N. N. (2019). Peran Self Regulated Learning dalam Hubungan Motivasi Belajar, Prokrastinasi dan Kecurangan Akademik. Economic Education Analysis Journal (EEAJ), (Online), 8(2): 516-532.
Sarwono, J. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif (edisi pertama). Yogyakarta: Graha Ilmu.
Surya, E. S. (2018). Effect of Problem Baseed Learning Toward Mathematical Communication Ability and Self Regulated Learning. Journal of Education and Practic,(Online), 9(6): 14-23.
Sutikno. (2016). Kontribusi Self Regulated Learning dalam Pembelajaran. Dewantara, (Online), 2(2): 188-203.
Suwarno, S. T. (2016). Pengatar Penlitian Kualitatif. Yogyakarta: JPMIPA-FKIP Universitas Sanata Dharma.
Usroh, L. (2022). Manajemen Waktu dan Self Regulated Learning pada Siswa. Jurnal Psikologi: Jurnal Ilmiah Fakultas Psikologi Universitas Yudharta Pasuruan, (Online), 9(1): 47-63.
Utami, S. P & Zahro, I. F. (2023). Self Management Mahasiswa Tingkat Akhir STAI Attanwir yang Sudah Menikah dalam Menyelesaikan Tugas Akhir. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia. (Online), 9(1): 23-37. http://dx.doi.org/10.31602/jmbkan.v9i1.9048
Utari, A. S. H. (2018). Pengaruh Self Regulated Learning (SRL) Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi. SOSIO DIDAKTIKA: Social Science Education Journal. (Online), 5(1): 8-14.
Winarno, M. E. (2011). Metodologi Penelitian dalam Pendidikan Jasmani (Cet I). Malang: Universitas Neegeri Malang (UM Press).
Wulandari, G. A. (2018). Hubungan Iklim Kelas dengan Self Regulated Learning pada Siswa SMA Swasta Sultan Iskandar Muda Medan. Skripsi (Online), Medan: Universitas Medan Area.
Yulianti, P. S. (2016). Self Regulated Learning Siswa dilihat dari Hasil Belajar. Jurnal EDUCATION: Jurnal Pendidikan Indonesia, (Online), 2(1): 98-102.
Zahro, I. F & Navisa, D. M. (2022). Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Di SD Nurul Hikmah Babat. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia, Vol 8 No 1, 128-133. DOI : 10.31602/jmbkan.v8i1.6627.
Zhang, H. (2017). Linking Parental Scaffolding With Self Regulated Learing in Chinese Kindergarten Children. Journal Learning and Instruction, (Online), 49(1): 121-130.
Zimmerman, B. J. (1989). Self Regulated Learning and Academic AchievemenT: Theory, Research, and Practice. In B. J. Zimmerman, Models of Self Regulated Learning and Academic Achievement (pp. 1-22). New York: NY 10036: Springer-Verlag.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Dewi Rahmawati, Muhimmatul Hasanah, Prianggi Amelasasih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



