Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak Usia Prasekolah terhadap Perkembangan Perilaku Prososial

Authors

  • Mohamad Abdul Azis STAI Attanwir Bojonegoro
  • Asnawi Asnawi STAI Attanwir Bojonegoro

DOI:

https://doi.org/10.53915/jbki.v3i1.321

Keywords:

Komunikasi Interpersonal, Usia Prasekolah, Perilaku Prososial

Abstract

Keluarga dan pendidikan tidak bisa dipisahkan, pendidikan di lingkungan keluarga terjadi sejak anak lahir, bahkan setelah anak dewasa pun orang tua masih berhak memberikan pendidikan kepada anaknya. Tetapi saat ini banyak orang tua yang lupa dan menyerahkan tanggung jawab mendidik anaknya hanya kepada sekolah atau guru. padahal sekolah atau guru hanya sebatas membantu orang tua dalam mendidik anak dalam lingkungan sekolah. Orang tua banyak disibukkan dengan pekerjaannya, sehingga komunikasi orang tua dengan anak pun berkurang, semestinya anak bisa berbagi informasi dan masalah mereka pada orang tua, tetapi komunikasi jadi berkurang atau bahkan tidak ada. Padahal disisi lain komunikasi interpersonal merupakan tingkat kedalaman penyampaian pesan dari individu sebagai anggota keluarga kepada yang lainnya. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar komunikasi antara orang tua dan anak usia prasekolah terhadap perkembangan perilaku prososial anak dengan menggunakan metode penelitian Kuantitatif dan memakai teknik korelasi sebab akhibat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara komunikasi orang tua dan anak usia prasekolah terhadap perkembangan perilaku prososial anak. Sebab seorang anak yang tumbuh dalam sebuah keluaraga yang tinggi tingkat komunikasi interpersonalnya maka akan memiliki perkembangan perilaku prososial yang baik pula.

References

Abdul Azis Mohamad, Fawaida Ulumiatul. (2021). Pola Intensitas Komunikasi Orang Tua dan Anak terhadap Pekembangan Sosial Anak Usia Prasekolah.Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 1(1).

Djamarah, Syaiful B. 2004. Pola Komunikasi Orang Tua dan Anak dalam Keluarga. Jakarta: Rineka Cipta.

Gunarsa, D Singgih. 2008. Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Gunung Mulia.

Sugiyono, 2014. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Anggota Ikatan Penerbit Indonesia

Sireger, Sofian. 2013. Statistik Parametrik untuk penelitian kuantitatif. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Hidayati, Arini. 1998. Televisi dan Perkembangan Sosial Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Muhidin, Sambas Ali & Abdurahman, Maman. 2007. Analisis Korelasi, Regresi, dan Jalur Dalam Penelitian. Bandung: Pustaka Setia.

Devito, Joseph. 2009. Komunikasi Antar Manusia. Tanggerang: Karisma Publishing Persada.

IF, Zahro. (2018). Meningkatkan Perilaku Prososial Anak Dengan Teknik Islamic Storytelling Finger Doll. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 80-95 https://doi.org/10.31538/nzh.v1i1.43

IF, Zahro. (2018). Optimalisasi Kecerdasan Bahasa Anak Usia Dini melalui Metode Bermain Peran. Aulada: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak, 1(1), 12-24,

IF, Zahro. (2017). Pengaruh Pelatihan Empati melalui Kartu Ekspresi Emosi terhadap Perilaku Menolong dan Perilaku Agresif pada Anak Prasekolah. 1(1), 1-13, https://doi.org/10.30736/jce.v1i1.1

Ningsih, Dwi S. 2012. Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Sosial Anak Usia

Dini. Jurnal PG-PAUD. 12 (1): 3-4

Sari, Febi P. 2017. Pengaruh Pola intensitas Komunikasi Orang Tua dan Anak Terhadap Sikap Sosial Siswa. Skripsi tidak diterbitkan. Lampung: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Lampung.

Wina, L., Yuedirnawati, A., & Maemunah, N. E. 2016. Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Sosial anak usia Prasekolah. Jurnal psikologi, 1 (1): 164.

Sinaga, Enni U., Muhariati, Metty., & Kenty. 2010. Hubungan Pola intensitas Komunikasi

Orang Tua dan Anak Terhadapm Hasil Belajar Siswa. Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan. 12 (1): 2.

Downloads

Published

2023-01-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Abdul Azis , M., & Asnawi, A. (2023). Komunikasi Interpersonal Orang Tua dan Anak Usia Prasekolah terhadap Perkembangan Perilaku Prososial. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 3(1), 75-89. https://doi.org/10.53915/jbki.v3i1.321