Kecemasan Istri Prajurit TNI-AD di Asrama Militer Yonif 511 Kota Blitar pada Saat Suami Bertugas ke Merauke

Authors

  • Yesi Dwi Andari Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Hengki Hendra Pradana Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

DOI:

https://doi.org/10.53915/jbki.v3i1.299

Keywords:

Kecemasan, Istri TNI-AD, Bertugas

Abstract

Perasaan cemas biasanya muncul apabila individu berada dalam suatu keadaan yang dirasa akan merugikan dan mengancam diri individu pada saat individu merasa tidak berdaya menghadapinya. Kemudian apa yang dicemaskan belum tentu terjadi sehingga perasaan cemas itu sebenarnya ketakutan yang diciptakan oleh individu sendiri. Kondisi kecemasan telah melanda berbagai sendi kehidupan, seperti halnya kecemasan yang dialami oleh istri seorang prajurit TNI-AD. Tujuan penelitian ini ialah menggambarkan kecemasan yang dialami oleh istri Prajurit TNI-AD di Asrama Militer Yonif 511 Kota Blitar pada saat ditinggal suami bertugas ke Merauke. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kecemasan masing-masing istri TNI-AD yang ditinggal oleh suami Satgas berbeda-beda. Hal tersebut disebabkan karena kondisi tempat Satgas yang tidak sama, faktor terbiasa karena sudah pernah ditinggal Satgas untuk beberapa kali dan ada yang baru pertama kalinya ditinggal Satgas oleh suami, dan juga penyesuaian diri masing-masing istri TNI-AD terhadap kebijakan yang telah ditetapkan oleh atasan yang harus ditaati.

References

Barlow, D. H. (2006). Psikologi Abnormal. Pustaka Pelajar.

Bustaman, H. D. (2001). Integrasi dengan Islam Menuju Psikologi Islami. In e-Clinic (Vol. 3, Issue 1). Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2005). Educational Research. Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Reserach, Second Edition. Pearson Merrill Prentice Hall.

Damayanti, F. (2019). Resiliensi Istri Tentara (TNI-AD) Yang Tinggal di Asrama Ketika Suami Bertugas di Daerah Konflik. Professional Health Journal, 1(1), 9–20.

Damayanti, F. E., Ratnawati, R., & Fevriasanty, F. I. (2016). Pengalaman Istri Tentara (Tni-Ad) Yang Tinggal Di Batalyon Saat Suami Bertugas Di Daerah Rawan Konflik. Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Science), 4(2), 127–144. https://doi.org/10.21776/ub.jik.2016.004.02.4.

Kartini, & Kartono. (2013). Patologi Sosial jilid 1. PT Raja Grafindo Persada.

Kuhsairi, I. H. (2012). Al-Qur’an dan Tekanan Jiwa. Institute For Islamin Culture dan Thought (IFIC).

Mansfield, A. J., Kaufman, J. S., Engel, C. C., & Gaynes, B. N. (2011). Deployment and mental health diagnoses among children of US Army personnel. Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine, 165(11), 999–1005.

Maramis. (2004). Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Airlangga.

Mirtusin. (2010). Tugas pertahanan tentara nasional indonesia dalam sistem ketatanegaraan Republik Indonesia. Universitas Lambung Mangkuat.

Nevid, S. J., Rathus, A. S., & Greene, B. (2013). Psikologi Abnormal. Penerbit Erlangga.

Prakash, J., Bavdekar, R. D., & Joshi, S. B. (2011). The Woes of Waiting Wives: Psychosocial battle at Homefront. AFMC MJAFI, 67(1), 58–63.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Winta, M. V. I., & Nugraheni, R. D. (2019). Coping Stress pada Istri yang Menjalani Long Distance Married. PHILANTHROPY: Journal of Psychology, 3(2), 123.

Downloads

Published

2023-01-24

Issue

Section

Articles

How to Cite

Dwi Andari, Y., & Hendra Pradana, H. (2023). Kecemasan Istri Prajurit TNI-AD di Asrama Militer Yonif 511 Kota Blitar pada Saat Suami Bertugas ke Merauke. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 3(1), 64-74. https://doi.org/10.53915/jbki.v3i1.299