Relasi Manusia pada Masyarakat Terdampak Banjir
DOI:
https://doi.org/10.53915/jbki.v2i1.163Keywords:
Relasi Manusia, Masyarakat Terdampak BanjirAbstract
Bojonegoro merupakan daerah aliran sungai Bengawan Solo menjadikan Bojonegoro sebagai daerah rawan banjir, apalagi di saat musim penghujan. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan sumber data buku dan penelitian terdahulu yang relevan memberikan data-data terkait penelitian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola relasi manusia dengan alam dan faktor-faktor yang melatarbelakangi masyarakat yang terdampak banjir (Bengawan Solo) memilih tetap tinggal di sana. Hasil dari studi literatur ini ditemukan bahwa banjir menjadi langganan bila musim hujan. Meskipun dalam kondisi rawan terdampak bencana banjir, masyarakat terdampak lebih memilih tetap tinggal daripada berpindah tempat tinggal. Mereka tetap dapat memanfaatkan dan mengembangkan potensi yang ada di daerah yang mereka tinggali. Selain itu, dalam menanggulangi banjir masyarakat membentuk kelompok-kelompok atau organisasi kesiapsiagaan banjir. Dalam organisasi yang dibentuk tersebut terjadi interaksi individu dengan individu, individu di dalam kelompok dan kelompok dengan individu. Mereka saling bekerja sama, gotong royong untuk saling tolong menolong.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 M. Hestu Widiyastono, Suryanto Suryanto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



