Strategi Orang Tua Tunggal dalam Menangani Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Konseling Realitas

Authors

  • Zayyinah Harririn Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Irma Rahmawati Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Suryadi Suryadi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

DOI:

https://doi.org/10.53915/jbki.v3i2.369

Keywords:

Orang Tua Tunggal, Kenakalan Remaja, Konseling Realitas

Abstract

Orang tua tunggal merupakan orang tua yang membesarkan seorang ataupun beberapa anak sendiri tanpa bantuan dari pasangan. Penyebeb terjadinya orang tua tunggal adalah karena perceraian maupun karena kehilangan pasangan. Pada umumnya tugas atau peran orang tua tunggal sama seperti orang tua pada umumnya yakni bertanggung jawab membina dan mengembangkan kemampuan seorang anak. Terutama pada anak yang memasuki masa remaja, seringkali seorang anak banyak mencoba hal-hal baru yang terkadang bertentangan dengan nilai-nilai moral, agama, aturan serta norma dalam proses pencarian jati dirinya yang salah satunya menjadi perilaku kenakalan remaja. Maka dari fenomena atau kejadian tersebut penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui strategi atau cara yang digunakan oleh orang tua tunggal dalam menangani kenakalan remaja yang terjadi dengan bimbingan pengarahan yang dilakukan yang terjadi di Dusun Kertonegoro Tengah Desa Kertonegoro. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Penerapan konseling realitas yang dilakukan oleh orang tua tunggal dalam menangani kenakalan remaja sesuai dengan teori, langkah-langkah dan juga tahap-tahap dari konseling realitas. 2) Dampak dari penerapan konseling realitas oleh orang tua tunggal dalam menangani kenakalan remaja sangat positif. Ketiga konseli dapat dikatakan sudah mampu berkomitmen dan membuat rencana perubahan perilaku yang dilakukan secara bertahap. 3) Faktor yang mempengaruhi keberhasilan penerapan konseling realitas oleh orang tua tunggal dalam menangani kenakalan remaja diantaranya faktor dari diri sendiri, faktor keluarga, dan faktor lingkungan.

References

Amalia, R., & Fajrotuz Zahro, I. (2022). Bimbingan Bimbingan Kelompok Teknik Sosiodrama untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Siswa Kelas X OTKP SMKN Ngraho Bojonegoro. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 2(1), 58-71. https://doi.org/10.53915/jbki.v2i1.156

Bariyyah, K., Hastini, R. P., & Sari, E. K. W. (2018). Konseling Realita untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Siswa. Konselor, 7 no 1, 1–8. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/325368709_Konseling_Realita_untuk_Meningkatkan_Tanggung_Jawab_Belajar_Siswa/fulltext/5b313610a6fdcc8506cd3746/Konseling-Realita-untuk-Meningkatkan-Tanggung-Jawab-Belajar-Siswa.pdf

Bariyyah, K., Hastini, R. P., & Sari, E. K. W. (2018). Konseling Realita untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Siswa. Konselor, 7 no 1, 1–8. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/325368709_Konseling_Realita_untuk_Meningkatkan_Tanggung_Jawab_Belajar_Siswa/fulltext/5b313610a6fdcc8506cd3746/Konseling-Realita-untuk-Meningkatkan-Tanggung-Jawab-Belajar-Siswa.pdf

Corey, G. (2005). Teori dan Praktek Konseling dan Psikoterapi. Bandung: PT Refika Aditama.

Desmita. (2017). Psikologi Perkembangan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Retrieved from http://opac.fitk.uinjkt.ac.id//index.php?p=show_detail&id=14350

Faizin, M. (2021). Pola Asuh Orang Tua Perantau dalam Membentuk Self Control Anak di Desa Payaman Solokuro Lamongan. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 1(1). 1-17. https://doi.org/10.53915/jbki.v1i1.105

Fitrah, M. (2018). Metodologi penelitian: penelitian kualitatif, tindakan kelas & studi kasus. CV Jejak (Jejak Publisher).

Gusman Lesmana. (2000). Teori dan Pendekatan Konseling. Medan: UMSU Press.

Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif. Medan: Wal ashri Publishing. Retrieved from http://repository.uinsu.ac.id/9105/1/BUKU METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF DR. NURSAPIA HARAHAP%2C M.HUM.pdf

Jamaluddin, J., & Nanda, A. (2016). Buku Ajar Hukum Perkawinan. Unimal Press.

Jannah, S. R. (2018). Perjuangan. Jawa Barat: CV Jejak.

Kurniati, A., & Supriyatna, A. (2022). Efektivitas Konseling Kelompok Realitas Teknik Want, Direction, Evaluationdan Plant(WDEP)untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Menyelesaikan Skripsi. Jurnal Basicedu, 6 no 2. Retrieved from https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/2254/pdf

Laela, F. N. (2017). Bimbingan Konseling keluarga dan Remaja. Surabya: UIN Sunan Ampel Press. Retrieved from https://core.ac.uk/download/pdf/146505548.pdf

Lubis, N. L. (2011). Memahami Dasar-Dasar Konseling Dalam Teori Dan Praktik. Jakarta: kencana.

Miles, Michael Huberman, M. (1992). Analisis Data Kualitatif: Buku sumber tentang Metode-Metode Baru. Jakarta: UI press.

Ridhani, A. R., & Abidarda, Y. (2019). Peer Counseling: Upaya Dalam Meminimalisir Masalah Remaja. Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 37–42. Retrieved from https://www.researchgate.net/publication/339619449_Peer_Counseling_Upaya_Dalam_Meminimalisir_Masalah_Remaja

Samsu. (2017). Metode Penelitian: Teori dan Aplikasi Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, Mixed Methods, serta Research dan Development. Jambi: Pusaka Jambi.

Sudirman. (2018). Pisah Demi Sakinah (A. Muzayanah, Ed.). Jember: Penerbit Buku Pustaka Radja. Retrieved from http://repository.uin-malang.ac.id/2394/1/BUKU PISAH DEMI SAKINAH-DIRMAN.pdf

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suprajitno. (2004). Asuhan Keperawatan Keluarga: Aplikasi dalam Praktik. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Tanzeh, H. A. (2018). Metode penelitian kualitatif: konsep, prinsip dan operasionalnya. Akademia Pustaka, 184.

Downloads

Published

2023-07-21

Issue

Section

Articles

How to Cite

Harririn, Z., Rahmawati, I., & Suryadi, S. (2023). Strategi Orang Tua Tunggal dalam Menangani Kenakalan Remaja dengan Pendekatan Konseling Realitas. Al-Ihath: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 3(2), 146-161. https://doi.org/10.53915/jbki.v3i2.369